Bos IMF Warning Guncangan Harga Energi Belum Berakhir!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Direktur IMF Kristalina Georgieva menyatakan ekonomi global belum selesai menghadapi guncangan harga energi akibat perang AS-Iran di Timur Tengah. Sampai saat ini, dampaknya lebih ringan dari ekspektasi, didorong oleh cadangan minyak, peningkatan pasokan energi non-Teluk, penurunan permintaan, serta investasi AI di AS yang menjaga kinerja korporasi. Namun, risiko tetap ada: harga minyak Brent berada di kisaran $80-90 per barel, jauh di bawah puncak $118, dan lonjakan harga berpotensi memicu inflasi baru. Georgieva meminta negara memperbaiki masalah fiskal untuk menjaga utang dan defisit tetap berkelanjutan, sementara bank sentral harus tetap fokus pada stabilitas harga meski kebijakan ketat berisiko menahan pertumbuhan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 30 Agustus 2026 pukul 16.15
Harga Minyak Mentah WTI Berpotensi Naik ke USD 90 per Barel, Ini Pemicunya
CNN Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 01.00
Krisis Energi Belum Usai, IMF Ingatkan Risiko Utang dan Inflasi
Berita terkait
IMF Puji Ketahanan Ekonomi Global Atasi Guncangan Energi Iran
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 22.00
IMF Sebut Ekonomi Global Tangguh Hadapi Guncangan, Tapi Waspadai Ini
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 13.45
Inflasi Singapura Tembus Level Tertinggi, Ini Biang Keroknya
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 13.12
Jepang Dilanda Inflasi Tertinggi Tahun Ini, Harga Energi Menggila
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 13.51