Bos Kadin Semringah Ada Insentif Pajak Industri Tekstil
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9357215/original/037076100_1790236999-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_13.43.16__1_.jpeg)
Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menyambut positif rencana pemerintah memberikan insentif bagi industri tekstil nasional. Dukungan ini mencakup rencana pembebasan pajak (tax holiday), pemberian kredit usaha, serta keringanan PPN untuk membantu sektor yang padat modal dan biaya ini agar dapat bertahan dan berkembang di pasar global, terutama ekspor ke Amerika dan Eropa.
Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, mengonfirmasi pertimbangan pemberian tax holiday bagi pengusaha tekstil. Selain insentif pajak, Danantara akan menyiapkan kawasan tekstil terintegrasi dari hulu ke hilir guna meningkatkan efisiensi dan daya saing melalui teknologi modern, mengingat industri ini memiliki tingkat penyerapan tenaga kerja yang sangat tinggi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 23 September 2026 pukul 18.30
Industri Tekstil Bisa Bebas PPN Outsourcing, Restitusi Pajak Dipermudah
kumparan · 24 September 2026 pukul 14.40
Kadin Dukung Insentif untuk Industri Tekstil, Soroti Tantangan Rantai Pasok
ANTARA News · 23 September 2026 pukul 19.14
Airlangga sebut insentif industri tekstil berupa PPN "outsourcing"
Detik.com · 23 September 2026 pukul 15.30
BUMN Tekstil Baru Diharapkan Perkuat Industri & Serap Korban PHK
Berita terkait
Danantara Bakal Bentuk BUMN Tekstil, Kadin Daerah Bersiap Ambil Peluang
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 15.10
Revisi UU KADIN Disorot, Anindya Bakrie Ingin UMKM Naik Kelas
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 15.31
Suahasil: Insentif Pajak 2026 Sebanyak 2,24% dari PDB
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 13.30
Menkeu Suahasil: Insentif pajak 2026 diperkirakan capai Rp576 triliun
ANTARA News · 23 September 2026 pukul 12.27