Jakarta · Kamis, 24 September 2026Cari
WargaKonoha

BUMN Tekstil Baru Diharapkan Perkuat Industri & Serap Korban PHK

Pemerintah melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) merencanakan pembentukan BUMN tekstil baru untuk mendukung pemulihan industri tekstil nasional. Rencana ini disambut positif oleh Anggota Komisi VI DPR RI, Firnando Hadityo Ganinduto, yang menekankan pentingnya BUMN baru tidak hanya fokus pada pembentukan perusahaan, tetapi juga menjadi penggerak pemulihan ekosistem pertekstilan secara keseluruhan. Dengan melibatkan perusahaan tekstil eksisting, BUMN baru diharapkan dapat mengembangkan industri yang terintegrasi dalam satu kawasan.

Firnando menyampaikan bahwa banyak pekerja tekstil terdampak PHK akibat tekanan yang dialami perusahaan. Oleh karena itu, pembentukan BUMN tekstil baru diharapkan dapat membuka kembali lapangan kerja bagi mereka yang kehilangan pekerjaan. Ia juga menekankan pentingnya memperkuat rantai pasok tekstil dari hulu hingga hilir, termasuk meningkatkan kapasitas produksi, memperbarui teknologi, dan mengoptimalkan aset serta sumber daya industri.

Sebagai bagian dari strategi tersebut, Firnando mendorong agar BUMN tekstil baru memberikan perhatian besar pada sektor hulu, khususnya produksi bahan baku seperti benang. Penguatan sektor hulu diharapkan dapat mengurangi ketergantungan industri nasional terhadap bahan baku impor sekaligus memperkuat fondasi industri tekstil dalam negeri. Ia berharap pembentukan BUMN tersebut dilakukan dengan perencanaan matang, memperhatikan aspek teknologi, efisiensi, daya saing, penyerapan tenaga kerja, dan keberlanjutan investasi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait