Bos OJK Ungkap Bukti Pasar Modal RI Tangguh Masuk Usia 49 Tahun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pasar modal Indonesia merayakan 49 tahun keberdiriannya dengan pertumbuhan yang tangguh. Menurut Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, infrastruktur pasar modal Indonesia sudah setara bahkan lebih maju dibandingkan negara lain, seperti adanya sistem Single Investor Identification (SID). Jumlah SID baru mencapai lebih dari 30,27 juta investor, dengan peningkatan hampir 50% dalam kurang dari delapan bulan pertama tahun ini. Angka ini mencerminkan tingginya kepercayaan dan harapan masyarakat terhadap pasar modal nasional.
OJK bersama Self-Regulatory Organization (SRO) dan pemangku kepentingan lain terus menjaga integritas industri untuk mempertahankan kepercayaan investor. Pada sisi lain, penghimpunan dana melalui pasar modal telah melampaui Rp123 triliun dari 135 penawaran umum. Jumlah perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) juga mencapai lebih dari 962 perusahaan.
Capaian ini diraih meski menghadapi dinamika global yang masih penuh tantangan, seperti ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan ketidakpastian ekonomi global. Namun, pertumbuhan pasar keuangan dan ekonomi domestik tetap kuat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 11 Agustus 2026 pukul 21.37
OJK dan BEI Buka Suara soal Dana Wakaf Masjid Istiqlal Masuk Pasar Modal
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 15.30
OJK Kaji Pembatasan Kepemilikan Saham BEI dalam Aturan Demutualisasi
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 14.57
Dana Wakaf Masjid Istiqlal Bakal Masuk Pasar Modal, Begini Skemanya
CNN Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 18.19
OJK Sebut Danantara Berpeluang Pegang Saham BEI di Atas Batas
Berita terkait
Soal Demutualisasi Bursa, OJK Tegaskan Pengawasan Tak Berubah
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 19.15
BEI Buka Data Pemegang Saham di Atas 1 Persen - Perluas Tipe Investor
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 18.20
Danantara SiapJadi Investor BEI Pasca Demutualisasi, Masuk Lewat DIM
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 18.00
Demutualisasi Ditakutkan Ganggu Independensi Bursa, Begini Jawaban BEI
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 15.05