Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BPS Catat Masih Ada Jurang Si Kaya dan Miskin di RI, Begini Datanya

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rasio gini atau ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia pada Maret 2026 mencapai 0,368, naik 0,005 poin dibandingkan September 2025. Rasio gini mengukur ketimpangan dengan rentang nilai 0 hau sampai 1, di mana semakin tinggi nilainya semakin besar ketimpangannya. Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, M. Edy Mahmud, menyampaikan hal ini dalam Konferensi Pers di Jakarta pada Rabu, 5 Agustus 2026.

Ketimpangan di perkotaan lebih tinggi dibandingkan di pedesaan. Pada Maret 2026, ketimpangan perkotaan mencapai 0,387, naik 0,004 poin dari September 2025. Di sisi lain, ketimpangan pedesaan sebesar 0,296, naik 0,01 poin dari periode yang sama.

Jumlah penduduk miskin pada Maret 2026 tercatat sebesar 22,93 juta orang, turun 430 ribu orang dibandingkan September 2025. Tingkat kemiskinan di pedesaan (10,67%) lebih tinggi dibandingkan di perkotaan (6,34%).

Diberitakan juga oleh


Berita terkait