Jakarta · Sabtu, 15 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BPS Ungkap Alasan Krusial di Balik Sensus Ekonomi 2026

Badan Pusat Statistik (BPS) melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 untuk memperbarui data struktur perekonomian nasional, termasuk peta kondisi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sensus ini diadakan sepuluh tahun sekali, terakhir pada 2016. Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, M. Edy Mahmud, menilai data 2016 sudah tidak relevan karena lanskap ekonomi berubah drastis dalam satu dekade terakhir. Perubahan mencakup pola produksi, pemasaran, distribusi, hingga transaksi masyarakat yang kini didominasi perdagangan digital. Maraknya marketplace dan platform digital juga melahirkan model bisnis baru, termasuk menjamurnya UMKM berbasis rumah tangga.

Pendataan lapangan sensus telah berjalan sejak Mei 2026 dan dijadwalkan rampung pada Agustus 2026. Hingga 7 Agustus, progres pendataan telah mencapai sekitar 86 persen dari total estimasi populasi usaha. Edy memastikan keamanan data pelaku usaha dijamin kerahasiaannya oleh Undang-Undang Statistik. Data yang disajikan ke publik hanya dalam bentuk agregat, bukan rincian perorangan.

Hasil akhir sensus diproyeksikan memberikan gambaran utuh mengenai karakteristik dan kekuatan ekonomi nasional. Partisipasi aktif pelaku bisnis sangat krusial karena usaha yang tidak didata tidak akan terekam dalam peta ekonomi nasional.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait