Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Ini Sederet Jurus Baru Pemerintah Dorong Ekonomi di Semester II

Perekonomian Indonesia tumbuh kuat di semester I-2026 dengan pertumbuhan kumulatif 5,45%, menjadikannya semester pertama tertinggi dalam lima tahun terakhir. Pertumbuhan ini konsisten di atas 5% selama lima triwulan berturut-turut, ditopang oleh kinerja positif sektor industri, jasa, dan konstruksi, serta kontribusi besar dari Pulau Jawa dan pertumbuhan tinggi di Bali-Nusa Tenggara.

Capaian ekonomi berdampak pada kesejahteraan masyarakat, dengan jumlah penduduk miskin turun ke 8,07% atau 22,93 juta orang pada Maret 2026, terendah dalam sejarah. Lapangan kerja bertambah 522 ribu orang dari Februari hingga Mei 2026, sementara pengangguran menurun menjadi 7,22 juta orang dengan tingkat pengangguran terbuka di 4,65%.

Untuk semester II-2026, pemerintah menyiapkan paket stimulus Rp26,34 triliun yang mencakup bantuan pangan, diskon transportasi, dan program magang, serta menjamin harga BBM tetap stabil hingga akhir tahun. Indikator terkini seperti inflasi 2,88%, PMI manufaktur di zona ekspansi, dan realisasi investasi Rp1.010,6 triliun mendukung optimisme kelanjutan pertumbuhan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait