Breaking! IHSG Anjlok 1% ke Level 6.311
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 1% ke level 6.311,07 pada sesi I siang Kamis (24/9/2025), melemah 63,84 poin atau 0,16%. Pasar ditopang oleh 232 saham menguat, 90 melemah, dan 312 stagnan, dengan nilai transaksi Rp 161,71 miliar dan volume 302,59 juta saham. Tekanan berasal dari lonjakan imbal hasil US Treasury 10 tahun hingga 5,11% (tertinggi sejak 2007) serta kenaikan yield 30 tahun dan 2 tahun, yang memicu spekulasi kenaikan suku bunga Federal Reserve. Di dalam negeri, Bank Indonesia mempertahankan BI Rate 5,75% dalam RDG 22-23 September 2026, sejalan dengan keputusan sebelumnya sejak Juli 2026. Keputusan ini didasarkan pada proyeksi inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang belum menentukan, sementara delapan dari sebelas lembaga memperkirakan suku bunga tetap.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 08.26
IHSG Dibayangi Tekanan Global, Waspadai Level 6.306
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 07.54
IHSG Tembus 6.300, Berpotensi Terkoreksi ke Level 6.200
kumparan · 24 September 2026 pukul 06.13
Wall Street Melemah, Imbal Hasil US Treasury Tembus Level Tertinggi Sejak 2007
kumparan · 23 September 2026 pukul 15.33
IHSG Melesat 1,28% Usai BI Tahan Suku Bunga 5,75% pada September 2026
Berita terkait
Breaking! IHSG Melesat 1% Lebih Usai BI Tahan Suku Bunga
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 15.18
IHSG Balik Arah, Saham-Saham Bank Jadi Pemberat
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 12.32
Indeks Ditutup di Zona Hijau, Naik ke Level 6.462,43
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 16.25
IHSG Parkir di Zona Merah, Terkoreksi 0,38% ke level 6.436,85
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 16.40