BRI jaga likuiditas secara disiplin memasuki semester II 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menyatakan komitmen menjaga likuiditas secara disiplin pada semester II 2026 dengan menyelaraskan pertumbuhan kredit dan kapasitas pendanaan. Wakil Direktur Utama BRI, Viviana Dyah Ayu RK, menegaskan strategi ini bertujuan memperkuat dana murah dan menjaga struktur pendanaan tetap sehat melalui anchor client. Meski likuiditas perbankan nasional dianggap memadai, BRI tetap mewaspadai risiko hingga akhir tahun 2026.
Pada triwulan II 2026, total kredit BRI tumbuh 16,2% YoY mencapai Rp1.645,5 triliun, sementara dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp1.580,7 triliun dengan pertumbuhan 6,7% YoY. Loan to Deposit Ratio (LDR) BRI sebesar 90,8% dianggap level ideal untuk intermediasi, sementara industri perbankan nasional tercatat 88,3%. Rasio dana murah (CASA) BRI naik menjadi 67,6%, didorong pertumbuhan tabungan 11,3% dan giro 8,5%.
BRI juga berhasil menurunkan cost of fund dari 3,0% pada triwulan II 2025 menjadi 2,4% pada triwulan II 2026. Capital Adequacy Ratio (CAR) BRI kuat pada 21,5%, jauh di atas ketentuan. Direktur Finance & Strategy BRI, Achmad Royadi, menyatakan fondasi likuiditas dan modal yang kuat mendukung pertumbuhan berkelanjutan dengan prinsip kehati-hatian.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 09.53
Pertumbuhan Kredit BRI Ngebut! Naik 16% di Semester 1 2026
CNN Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 15.19
Kredit Rp1.235,4 T BRI Mengalir ke UMKM
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 14.03
BRI Cetak Laba Rp31,2 Triliun, 75,1 Persen Portofolio Kredit Mengalir ke UMKM
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 12.15
BRI Pastikan Likuiditas Terjaga di Tengah Kondisi Industri yang Ketat
Berita terkait
Kredit Tumbuh Lebih Cepat dari DPK, OJK Ungkap Dampaknya ke Likuiditas
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 10.00
Insentif KLM Tak Otomatis Bikin Bunga Kredit Turun, ini Alasannya
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 20.00
Laba Naik 39,79% per Juli 2026 Jadi Rp 2,51 T, BTN Perluas Program Rumah Layak
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 09.49
Laba Melesat Hingga Juli 2026, BTN Terus Perkuat Kontribusi Sosial
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 03.10