Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BSSN sebut tren AI ubah lanskap serangan siber AI di sektor keuangan

Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menyatakan perkembangan kecerdasan artifisial (AI) telah mengubah lanskap serangan siber di sektor keuangan. Direktur Keamanan Siber dan Sandi Keuangan, Perdagangan dan Pariwisata BSSN Edit Prima mengatakan AI membuat seluruh siklus serangan lebih otomatis, adaptif, dan efektif. Penipuan dapat menyasar korban secara personal, meyakinkan, serta sulit dibedakan dari komunikasi asli karena minim kesalahan tata bahasa.

Menurut BSSN, AI memungkinkan penyerang menargetkan ribuan korban sekaligus melalui analisis data, mempercepat tahapan serangan dari pengintaian hingga eksploitasi, serta menghindari sistem keamanan tradisional. Ketersediaan perangkat dan layanan AI berbiaya murah juga membuat serangan canggih dapat dilakukan oleh orang tanpa keterampilan teknis tinggi. Jika meningkat, serangan tersebut dapat memicu kerugian finansial, hilangnya kepercayaan nasabah, gangguan operasional, dan penurunan reputasi perbankan.

BSSN memperkuat ketahanan siber melalui kolaborasi dengan OJK dan Bank Indonesia, serta pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS). Tim ini bertugas melakukan deteksi dini, respons cepat, dan mitigasi insiden. BSSN mendorong setiap organisasi keuangan membentuk, mengoperasikan, dan mendaftarkan TTIS kepada BSSN sesuai ketentuan yang berlaku.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait