Bukan Berkat Jokowi, PSI Bilang Gibran Bisa Jadi Wapres Karena Satu Alasan...
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gibran Rakabuming Raka dapat menjadi calon wakil presiden dalam Pilpres 2024 bukan karena menjadi anak presiden Joko Widodo (Jokowi), melainkan karena dicalonkan oleh sejumlah partai politik. Hal ini disampaikan oleh Dedy Nur Palakka, seorang kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), sebagai respons atas klaim bahwa posisinya hanya bisa diraih berkat dukungan politis Jokowi saat masih menjabat. Dedy menekankan bahwa mekanisme pencalonan yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) adalah faktor utama, bukan hubungan keluarga dengan presiden. Gibran tercatat sebagai wakil calon nomor urut 2 dalam pasangan Prabowo Subianto-Gibran, didukung oleh partai seperti Gerindra, Golkar, Demokrat, PAN, PSI, PBB, dan Partai Garuda. Dedy menilai tuduhan bahwa Gibran hanya naik karena Jokowi adalah tuduhan politis yang tidak sesuai dengan fakta konstitusional yang berlaku. Ia juga menegaskan bahwa seseorang tidak bisa masuk ke dalam kontestasi pilpres tanpa diloloskan oleh partai politik atau gabungan partainya, termasuk bag bag bagi siapa pun, bahkan anak presiden pula.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 15.28
Buka Jalan Gibran Cawapres, Kini Almas Dukung Gugatan Denny di MK
JawaPos · 30 September 2026 pukul 15.15
Denny Indrayana Singgung Eks Ketua KPU Hasyim Asy'ari Jabat Komisaris BUMN: Pemecatan yang Dihargai
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 13.23
Jokowi Pamer KTA PSI, Said PDIP: Gua Urus Partai Sendiri
Detik.com · 30 September 2026 pukul 07.23
Jokowi Tak Masalah Ambang Batas Parlemen 8%, Politikus PDIP: Jangan Jumawa
Berita terkait
PSI: Anak Muda Bernama Gibran Sering Diejek, tapi 1 Hal yang Mereka Lupakan...
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 12.50
Gibran Disebut Jadi Wapres Karena Bantuan Jokowi, Kader PSI Langsung Beri Jawaban Menohok!
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 14.11
Bukan Karena Jokowi, PSI Bilang Gibran Bisa Jadi Wapres Karena Satu Alasan...
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 13.55
PSI: Tidak Mungkinlah Gibran Didiskualifikasi, Kecuali...
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 09.40