Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Bukan Intip Kekayaan, Prabowo Ungkap Tujuan Utama Sensus Ekonomi 2026

Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya Sensus Ekonomi 2026 dalam pidato kenegaraan RAPBN 2027 dan nota keuangan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Sebanyak 251.000 petugas akan dikerahkan di seluruh Indonesia. Prabowo meminta masyarakat memberikan informasi secara terbuka, jujur, dan akurat, serta mendorong orang lain berpartisipasi dengan cara yang sama.

Prabowo menegaskan, data sensus tidak digunakan untuk memantau kekayaan atau pendapatan pribadi maupun menagih pajak. Data tersebut akan menjadi dasar penyusunan kebijakan dan alokasi anggaran negara agar lebih presisi. Hasil sensus juga akan digunakan untuk memperbarui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), yang memuat informasi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan setiap keluarga. DTSEN menggabungkan DTKS, P3KE, Regsosek, serta data kependudukan Dukcapil. Pemutakhiran ini diharapkan membantu pemerintah menyalurkan bantuan sosial dan program intervensi ekonomi kepada masyarakat yang paling membutuhkan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait