Bukan Intip Kekayaan, Prabowo Ungkap Tujuan Utama Sensus Ekonomi 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324247/original/001935500_1786696185-prabowo_nota_keuangan_2.jpg)
Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya Sensus Ekonomi 2026 dalam pidato kenegaraan RAPBN 2027 dan nota keuangan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Sebanyak 251.000 petugas akan dikerahkan di seluruh Indonesia. Prabowo meminta masyarakat memberikan informasi secara terbuka, jujur, dan akurat, serta mendorong orang lain berpartisipasi dengan cara yang sama.
Prabowo menegaskan, data sensus tidak digunakan untuk memantau kekayaan atau pendapatan pribadi maupun menagih pajak. Data tersebut akan menjadi dasar penyusunan kebijakan dan alokasi anggaran negara agar lebih presisi. Hasil sensus juga akan digunakan untuk memperbarui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), yang memuat informasi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan setiap keluarga. DTSEN menggabungkan DTKS, P3KE, Regsosek, serta data kependudukan Dukcapil. Pemutakhiran ini diharapkan membantu pemerintah menyalurkan bantuan sosial dan program intervensi ekonomi kepada masyarakat yang paling membutuhkan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 20.51
Akademisi Dukung Rencana Presiden Prabowo Beri Bintang Kehormatan untuk Pimpinan Danantara
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 14.32
Menkomdigi: Digitalisasi Harus Pangkas Waktu dan Biaya
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 14.04
Pidato Presiden Prabowo Bikin PPPK Bertanya: Di Mana Kehadiran Negara untuk Kami?
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 15.55
Prabowo Bicara Sensus Ekonomi 2026: Data Penting untuk APBN
Berita terkait
Usai Gabung Lingkaran Prabowo, Rocky Gerung Disindir Keras: Kepentingan Rakyat Cuma Komoditas?
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 21.00
Pengamat: Gibran Tak Sendirian, Prabowo Juga Tak Dibela Koalisinya Sendiri
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 13.40
Prabowo Berikan Subsidi Upah! 13,3 Juta Warga RI Dapat Rp300.000
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 10.50
Luhut Ingin DEN Jadi Lembaga Permanen, Rutin Pasok Kajian ke Prabowo
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 12.19