JFX Bicara Soal Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Bentukan Pemerintah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Jakarta Futures Exchange (JFX) menyatakan siap mendukung pembentukan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) yang ditargetkan mulai beroperasi 1 Januari 2027. Dengan pengalaman 27 tahun mengelola perdagangan komoditas sejak 1999, JFX menilai Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi price setter atau penentu harga komoditas strategis di pasar global. Direktur Utama JFX Yazid Kanca Surya menekankan bahwa posisi Indonesia sebagai produsen terbesar berbagai komoditas dunia menjadi modal kuat dalam pembentukan harga komoditas.
JFX menilai pembentukan BMKS tidak perlu membangun sistem dari nol karena Indonesia sudah memiliki sistem perdagangan, mekanisme transaksi, pelaku pasar, dan pengalaman panjang dalam penyelenggaraan bursa komoditas. Keberhasilan mekanisme perdagangan terbukti dengan volume perdagangan timah melampaui 300 ribu ton sejak 2019 hingga Agustus 2025 dengan nilai transaksi lebih dari US$8 miliar dan melibatkan lebih dari 60 pelaku usaha aktif. Pada 2024, lebih dari 95% transaksi timah nasional tercatat melalui JFX.
Kanca menambahkan bahwa harga timah yang terbentuk di JFX kini menjadi salah satu acuan transaksi di pasar internasional. Partisipasi pembeli internasional dari China, Jepang, Singapura, hingga Eropa yang memilih bertransaksi melalui JFX menunjukkan pasar Indonesia telah mendapat kepercayaan global. JFX juga memiliki pengalaman mengembangkan perdagangan komoditas lain seperti olein, kopi, kakao, dan emas, sehingga optimis dapat mendukung implementasi BMKS dengan fondasi sistem, mekanisme, dan ekosistem yang sudah ada.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 26 Agustus 2026 pukul 16.32
Jadi Produsen Besar, Indonesia Berpotensi Jadi Penentu Harga Komoditas Strategis
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 18.21
Bursa Mineral-Komoditas RI Kemungkinan Tunggal, Mirip London hingga Shanghai
Berita terkait
OJK Tunggu Perpres untuk Tentukan Komoditas yang Diperdagangkan di BMKS
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 14.27
Jalani Fit Proper di DPR, Sarjito Soroti RI Tak Punya Kendali Harga Komoditas
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 15.56
IHSG Dekati 6.500! Asing Rebutan 10 Saham Ini, Gelontorkan Rp648 M
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 13.55
Bahlil Soal Bursa Komoditas: Masa Barang Kita Diatur Orang Lain?
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 20.51