Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Bulog Tegaskan Program MBG Tak Gunakan Beras Subsidi

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa seluruh beras yang disalurkan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah beras premium, bukan beras bersubsidi. Pernyatawan ini sebagai respons atas larangan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, terhadap penggunaan barang bersubsidi dalam dapur MBG. Rizal juga memastikan minyak goreng yang dikirimkan tidak termasuk MinyaKita, melainkan produk dengan kualitas premium.

Sebelumnya, Kepala BGN Sudaryono secara tegas melarang penggunaan barang bersubsidi seperti gas elpiji 3 kg, MinyaKita, dan beras SPHP dalam program MBG. Dapur yang melanggar akan mendapatkan sanksi progresif mulai dari teguran, surat peringatan, hingga penutupan permanen. Sudaryono juga meminta masyarakat untuk membantu mengawasi pelaksanaan aturan ini dan melaporkan jika menemukan pelanggaran.

Selain larangan barang subsidi, Sudaryono menyampaikan instruksi agar seluruh dapur MBG membeli bahan pangan sesuai Harga Acuan Pembelian dan Penjualan (HAP) pemerintah. Hal ini bertujuan untuk mencegah pemanfaatan harga yang anjlok di tingkat petani dan peternak, sekaligus menjaga stabilitas harga komoditas seperti telur.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait