Bos Bulog Pastikan Beras Subsidi Tak Pernah Disalurkan ke Dapur MBG
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, memastikan beras subsidi SPHP tidak pernah disalurkan ke dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menegaskan pasokan beras untuk MBG sejak awal adalah beras premium, begitu pula tidak ada Minyakita yang diberikan. Pernyataan ini menyusul larangan Badan Gizi Nasional (BGN) yang melarang seluruh SPPG menggunakan barang bersubsidi pemerintah, termasuk beras SPHP, LPG 3 kg, dan Minyakita. Kepala BGN Sudaryono meminta masyarakat melaporkan jika menemukan dapur MBG yang memakai komoditas tersebut. Rizal menjelaskan beras SPHP disalurkan untuk menjaga keterjangkauan harga beras di masyarakat, bukan untuk operasional dapur MBG. Pasokan Bulog ke MBG juga tidak memakai Minyakita, yang merupakan produk skema DMO, bukan barang bersubsidi langsung APBN. BGN akan memberi teguran hingga surat peringatan bagi SPPG yang terbukti melanggar, dan dapat menghentikan operasional dapur jika pelanggaran berlanjut. BGN juga meminta seluruh dapur MBG membeli bahan pangan sesuai ketentuan, termasuk telur mengikuti harga acuan pemerintah (HAP), agar program turut menjaga stabilitas harga peternak dan petani.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 22.32
Bulog Tegaskan Program MBG Tak Gunakan Beras Subsidi
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 21.45
Bulog Jamin MBG Tak Pakai Beras SPHP dan Minyakita
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 20.51
Bos Bulog Pastikan MBG Tak Pakai Beras SPHP-Minyakita
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 11.33
Ultimatum untuk Dapur MBG: Urus SLHS atau Ditutup!
Berita terkait
BGN Pakai Beras Lokal untuk MBG, Pasokan Bulog Jadi Cadangan
Detik.com · 1 Agustus 2026 pukul 21.55
Kepala BGN Ancam Pecat Secara Tidak Hormat Kepala SPPG yang Lalai hingga Sebabkan Kejadian Fatal
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 12.56
Sudaryono Ancam Pecat Kepala SPPG Imbas Kejadian Keracunan di Sumut
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 08.30
Kepala BGN Ancam Pecat Kepala SPPG yang Lalai: Kalau Enggak Mampu, Mundur Aja
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 04.43