Bursa Mineral-Komoditas RI Kemungkinan Tunggal, Mirip London hingga Shanghai
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah tengah menyiapkan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) yang berpotensi dibentuk sebagai bursa tunggal di Indonesia. Konsep ini mengacu pada model bursa komoditas besar dunia seperti London Metal Exchange (LME), Singapore Futures Exchange, dan Shanghai Futures Exchange yang juga beroperasi sebagai bursa tunggal. Calon Kepala Eksekutif BMKS di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sarjito, menyatakan dukungannya terhadap konsep tunggal karena dianggap lebih efisien. Cakupan jenis mineral dan komoditas yang akan diperdagangkan akan ditentukan setelah penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) dan Peraturan OJK (POJK) terkait. Sementara itu, keberadaan bursa komoditas yang sudah beroperasi seperti Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) akan dievaluasi kembali untuk memastikan kelangsungan dan kredibilitas pasar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 18.35
Transaksi Tambang-Sawit Wajib Lewat Bursa Mineral, Ini Bocorannya
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 18.28
Calon Pengawas Bursa Mineral, Sarjito Ungkap Fenomena Kontribusi Pertambangan ke PDB Turun Terus
CNN Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 18.06
Komisi XI Setujui Sarjito Jadi Bos OJK Kepala Pengawas Bursa Mineral
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 18.00
Tok! Sarjito Terpilih Jadi Kepala Pengawas Bursa Mineral
Berita terkait
Jalani Fit Proper di DPR, Sarjito Soroti RI Tak Punya Kendali Harga Komoditas
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 15.56
OJK Lantik Deputi Baru Awasi Bursa Mineral dan Komoditas Strategis
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 21.48
Istana Bocorkan Nama Bursa Mineral dan Komoditas
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 18.40
Saat Bahas Bursa Mineral dan Komoditas, Prabowo: 'Emak-emak' yang Kuasai Ekonomi Kita
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 15.07