Calon Pengawas Bursa Mineral, Sarjito Ungkap Fenomena Kontribusi Pertambangan ke PDB Turun Terus
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Calon Pengawas Bursa Mineral, Sarjito Ungkap Fenomena Kontribusi Pertambangan ke PDB Turun Terus. Kontribusi sektor pertambangan dan penggalian terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia mencapai 12,22% pada 2022, namun terus mengalami penurunan hingga 8,75% pada 2025. Penurunan ini terjadi meskipun Indonesia memiliki posisi penting dalam produksi sejumlah mineral strategis dunia, seperti nikel (nomor 1 di dunia), timah (nomor 2), dan batubara (terbesar setelah China). Sarjito menyampaikan hal ini dalam uji kelayakan dan kepatutan bersama DPR RI, menekankan bahwa potensi kontribusi sektor mineral terhadap PDB sangat besar, namun belum sepenuhnya terealisasi. Fenomena ini menunjukkan adanya kesenjangan antara produksi mineral yang besar dan dampaknya pada perekonomian nasional, yang perlu diatasi agar sektor pertambangan dapat berkontribusi optimal bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 18.35
Transaksi Tambang-Sawit Wajib Lewat Bursa Mineral, Ini Bocorannya
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 18.21
Bursa Mineral-Komoditas RI Kemungkinan Tunggal, Mirip London hingga Shanghai
CNN Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 18.06
Komisi XI Setujui Sarjito Jadi Bos OJK Kepala Pengawas Bursa Mineral
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 18.00
Tok! Sarjito Terpilih Jadi Kepala Pengawas Bursa Mineral
Berita terkait
Komisi XI DPR Setujui Sarjito Jadi Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral RI
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 17.36
Sah! DPR Setujui Sarjito Jadi Bos OJK Pengawas Bursa Mineral
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 17.31
Sarjito sebut Dirut Bursa Mineral akan ditetapkan oleh OJK
ANTARA News · 24 Agustus 2026 pukul 17.21
Sarjito Calon Kepala Bursa Mineral Spill Tiga Tantangan Bursa Komoditas RI
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 17.12