Tiga Masalah Besar di Balik PHK Tembus 43 Ribu Orang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Data PHK mencapai 43.805 orang pada Januari-Juli 2026 dipengaruhi tiga faktor utama. Pertama, melemahnya daya beli global menurunkan permintaan ekspor, terutama di sektor tekstil, garmen, dan sepatu. Kedua, daya beli domestik menurun, menyebabkan konsumen memilih produk murah impor. Ketiga, ketergantungan pada bahan baku impor sering mengalami fluktuasi nilai tukar rupiah-terhadap dolar Amerika Serikat, berisiko menghancurkan perusahaan. Untuk mengurangi PHK, dianjurkan deregulasi, pembatasan impor pada sektor strategis, serta revisi aturan pesangon 0,5 kali.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 29 Agustus 2026 pukul 18.24
Serikat Pekerja Desak Pesangon Kembali Minimal 1 Kali Gaji
Liputan6.com · 29 Agustus 2026 pukul 16.44
Bos Serikat Pekerja Ungkap 4 Faktor Penyebab Marak PHK
Warta Ekonomi · 29 Agustus 2026 pukul 15.30
KSPI Tolak Pesangon 0,5 Kali, Minta Minimal 1 Kali Ketentuan
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 13.27
Buruh Mendesak DPR Memasukkan Jaminan Pesangon dalam RUU Ketenagakerjaan
Berita terkait
Ini Biang Kerok PHK Makan Korban 43 Ribu Orang
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 16.38
Buruh PT Mataram Tunggal Garment Merasa Nasib Mereka Digantung Perusahaan
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 13.42
Pengusaha Baja Ingatkan Ancaman dari China Berpotensi Mengadang RI
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 13.35
Besi-Baja Impor Makin Serbu RI, Bos Pengusaha Singgung Aturan WTO
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 11.25