CORE perkirakan Inflasi September 0,1-0,2 persen
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Direktur Eksekutif CORE Indonesia Mohammad Faisal memperkirakan inflasi bulanan Indonesia pada September 2026 berada pada kisaran 0,1-0,2 persen, mirip dengan Agustus 2026 yang mencatat 0,21 persen. Tekanan utama pada September diduga berasal dari pangan yang terdampak kondisi cuaca kering akibat El Nino, berpotensi mengganggu produksi komoditas seperti beras dan daging ayam. Selain itu, penyesuaian harga BBM nonsubsidi Pertamina pada 1 September 2026 juga mempengaruhi, meski diperkirakan dampaknya relatif kecil. Inflasi tahunan Agustus 2026 mencapai 3,19 persen, masih dalam rentang sasaran 2,5 persen dengan deviasi satu persen. Pemerintah perlu memprioritaskan stabilitas pasokan pangan untuk mencegah peningkatan harga yang luas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 15.50
Wamen ESDM Sebut Pertamax Ikut Harga Pasar
SINDOnews · 2 September 2026 pukul 15.49
Harga Pertamax Green dan Turbo Naik, Apakah Pertamax Bakal Nyusul?
kumparan · 2 September 2026 pukul 14.25
Mentan Ungkap Strategi Hadapi El Nino, Pompanisasi hingga Benih Tahan Kekeringan
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 11.42
Perang Iran Gak Ngaruh, Ekonomi India Terbang 7,8%
Berita terkait
Wamen ESDM: Pertamax ikuti harga pasar minyak dunia
ANTARA News · 2 September 2026 pukul 13.14
El Nino Bisa Rugikan Ekonomi Global Triliunan Dolar, Pangan Jadi Titik Rawan
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 22.15
BI siapkan langkah mitigasi risiko inflasi akibat El Nino
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 19.43
Bank Indonesia Waspadai Inflasi Pangan
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 17.08