Mentan Ungkap Strategi Hadapi El Nino, Pompanisasi hingga Benih Tahan Kekeringan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mentan Andi Amran Sulaiman menyampaikan strategi pemerintah menghadapi dampak El Nino meliputi pompanisasi, pembangunan irigasi, peningkatan produktivitas, serta penggunaan benih tahan kekeringan. Dengan langkah-langkah mitigasi ini, pemerintah berharap menjaga keamanan pangan hingga akhir tahun. Produksi beras mencapai lebih dari 31 juta ton dengan perkiraan bertambah hingga 34 juta ton pada akhir tahun. Data Kementerian Pertanian mencatat luas lahan gagal panen (puso) pada 2026 sekitar 18.000 hektare, lebih rendah dibanding 2023 yang mencatat 25.000 hektare.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 08.30
Dampak El Nino, Inflasi Agustus 2026 Diproyeksi Naik ke 3,4%
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 08.05
Amran Jawab Ancaman Produksi Sawit Susut 3 Juta Ton Gegara El Nino
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 07.40
Kekeringan RI Bukan Hanya Imbas El Nino, BMKG Ungkap Faktor Lain
Berita terkait
Mentan Terima Laporan 30 Ribu Hektare Lahan Pertanian Terkena Dampak El Nino
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 15.00
3.233 Hektare Sawah di Lamongan Diselamatkan dari Dampak El Nino
CNBC Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 16.59
Mentan: Antisipasi El Nino Sudah Siap Sejak Awal Era Prabowo
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 16.45
Strategi Antisipasi Dampak El Nino terhadap Pangan di Banyumas Raya
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 13.45