Jakarta · Kamis, 1 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Damai AS-Iran Belum Jelas, Harga Minyak Bertahan Dekati US$100

Harga minyak dunia bertahan dekat US$100 per barel pada perdagangan Kamis (1/10/2026), dengan Brent naik 12 sen menjadi US$98,15 dan WTI turun 7 sen menjadi US$90,35. Kenaikan ini didorong oleh kekhawatiran pasokan akibat pembicaraan damai AS-Iran yang belum menghasilkan kemajuan, meski tekanan jual membatasi lonjakan harga. Sepanjang September, Brent naik 14% dan WTI naik 5%, mencerminkan volatilitas pasokan global.

Pemulihan ekspor minyak dari Timur Tengah menjadi faktor penyeimbang. Saudi Arabia melanjutkan pemuatan kapal dari pelabuhi Yanbu setelah mengaktifkan kembali East-West Pipeline. Goldman Sachs memperkirakan ekspor minyak Teluk pulih ke 23,3 juta barel per hari, sementara JPMorgan melaporkan rata-rata 20,5 juta barel per hari dalam 10 hari terakhir, atau 89% dari level 2025.

Di sisi lain, pasar produk olahan AS tetap ketat. Persediaan bensin turun 1,7 juta barel menjadi 204,4 juta barel, dan distilat turun 2,3 juta barel menjadi 105,2 juta barel periode 25 September. Pasokan minyak mentah AS justru naik 922.000 barel menjadi 427,3 juta barel. Ketegangan ini membuat pasar menantikan keputusan OPEC+ pada Minggu mendatang, yang diperkirakan akan mempertahankan target produksi November.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait