Di KTT BRICS, Prabowo Tawarkan Industrialisasi Bersama
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9347255/original/075580600_1789288300-IMG-20260913-WA0099.jpg)
Presiden Indonesia Prabowo Subianto pada KTT BRICS (13/9/2026) menawarkan industrialisasi bersama berbasis sumber daya, kapasitas produksi, teknologi, dan pasar negara anggota. Inisiatif ini diproyeksikan meningkatkan investasi, memperkuat industri, menciptakan lapangan kerja, serta mendongkrak nilai ekonomi. Indonesia menyoroti mineral kritis, logam tanah jarang, energi, dan sumber daya terbarukan sebagai fondasi pengembangan industri. Presiden menekankan transformasi Indonesia dari importer menjadi eksportir pangan sebagai bukti efektivitas peningkatan kapasitas produksi. BRICS juga memiliki ekosistem rantai pasok yang solid, dengan tugas mengoneksikan dan mengoptimalkannya agar menghasilkan nilai ekonomi lebih besar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 13 September 2026 pukul 21.58
Bamsoet Dorong Kerja Sama RI-Jiangxi Naik dari Dagang ke Industrialisasi
ANTARA News · 13 September 2026 pukul 20.48
Prabowo ajak BRICS perkuat industrialisasi dan rantai pasok global
Media Indonesia · 13 September 2026 pukul 17.26
Putin: Perdagangan Antarnegara BRICS Tembus US$1,2 Triliun
Warta Ekonomi · 13 September 2026 pukul 16.04
IHSG Turun 1,43% ke 6.541, Kapitalisasi BEI Susut Rp153 Triliun dalam Sepekan
Berita terkait
Menperin Fokus Industrialisasi untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi 2027
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 14.28
Indonesia Dorong BRICS Naikkan Posisi Dalam Rantai Nilai Global
Liputan6.com · 13 September 2026 pukul 22.50
Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tak Lagi Jadi Importir Utama Pangan
Liputan6.com · 13 September 2026 pukul 18.32
Prabowo Gaungkan Abad Hijau di KTT BRICS, Apa Maksudnya?
Detik.com · 13 September 2026 pukul 15.46