Dibandingkan AS hingga Jepang, Airlangga Klaim Pengelolaan Utang RI Lebih Disiplin
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Airlangga Hartarto, membandingkan kondisi fiskal Indonesia dengan negara-negara besar seperti Amerika Serikat, India, Jepang, dan Singapura. Indonesia memiliki budget defisit di bawah 3% dan debt to GDP ratio sekitar 41%, jauh lebih rendah dibanding AS (defisit 5,8%, utang 123,3% PDB), India (defisit 4,4%, utang 83,1% PDB), Jepang (defisit 0,6%, utang 248,7% PDB), maupun Singapura (defisit -1,9%, utang 171,3% PDB). Airlangga menilai posisi fiskal Indonesia relatif konservatif dan bertanya mengapa lembaga pemeringkat masih memberikan penilaian negatif terhadap Indonesia. Namun, penilaian peringkat kredit juga mempertimbangkan faktor lain seperti kemampuan membayar utang, prospek pertumbuhan ekonomi, dan risiko ekonomi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 14.10
Airlangga Beri Bukti Kondisi Fiskal RI Lebih Baik dari AS dan Jepang
Berita terkait
Dunia Banyak Gejolak, Kemenkeu Pede APBN Kuat Goncangan
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 18.35
Ekonom: Penyelesaian utang Whoosh perlu perhatikan disiplin fiskal
ANTARA News · 11 September 2026 pukul 17.12
Membaca Ruang Fiskal dengan Lebih Utuh
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 14.52
Moody’s Naikkan Peringkat Utang Pakistan Jadi B3, Prospek Tetap Stabil
kumparan · 25 Agustus 2026 pukul 14.45