Dibidik KPK Soal 20 Koper Uang, Nusron Wahid Disarankan Masuk PSI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid sedang diselidiki KPK terkait kasus dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB). KPK menyita 20 koper berisi uang sekitar Rp106,3 miliar yang diduga miliknya, disimpan di kediaman mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto. Empat dari delapan tersangka dalam kasus ini diduga merupakan orang kepercayaan Nusron Wahid. Mereka meliputi Fahd El Fouz (Politikus Golkar), Arif Sugiyanto (mantan Bupati Kebumen), Erwin, dan Muhammad Fakhry. KPK mas masih mendalami aliran dana dan belum menutup kemungkinan memanggil Nusron sebagai saksi atau tersangka.
Sementara itu, terkait kasus terpisah, KPK menyita uang Rp3,5 miliar dari rumah mantan Bupati Kutai Kartanegara Ahmad Ali. Uang ini diduga berasal dari gratifikasi per metrik ton batu bara. Kasus ini dikembangkan dari perkara terhadap Rita Widyasari. Status hukum Ahmad Ali saat ini masih sebagai saksi, namun KPK menyelidiki perannya dalam jaringan holding dan pengamanan logistik batu bara.
Pegiat media sosial Chusnul Chotimah menyarankan Nusron Wahid untuk bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di bawah naungan Jokowi, menyebutkan contoh Ahmad Ali yang "aman" meski rumah digeledah dan uang disita.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 17 September 2026 pukul 13.15
KPK Geledah Kantor ATR/BPN, Cari Bukti Dugaan Korupsi yang Libatkan Anak Buah Nusron Wahid
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 10.16
KPK Singgung Struktur Bayangan di Kementerian Nusron Wahid, Istana Tak Ikut Campur
JawaPos · 17 September 2026 pukul 07.45
Istana: Presiden Tak Intervensi Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid Dalam Kasus Suap HGB Summarecon
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 06.42
KPK Dalami Nusron Wahid di Kasus Summarecon, Presiden Tak Ikut Campur
Berita terkait
Dilema Isu Korupsi: Pilihan Dingin Jokowi Korbankan Ahmad Ali Demi Selamatkan 'Bayi Besar' PSI
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 10.00
Janji Kaesang ‘Sembelih Kader Korup’ Dipertanyakan, PSI Jadi Sorotan!
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 08.20
KPK Sita Rp3,5 Miliar, Dinasti Politik Jokowi Bisa Terguncang
Warta Ekonomi · 13 September 2026 pukul 22.00
Sebut Dirinya dan Jokowi Mau Dikriminalisasi, Ahmad Ali: Mereka Mulai Memperhitungkan Kita!
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 09.20