IKD Pangkas Waktu Verifikasi Bansos, Dukcapil Kemendagri Pacu Pemanfaatannya di Palembang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ditjen Dukcapil Kemendagri menggelar rebranding layanan kependudukan dan pencatatan sipil di Palembang untuk mempercepat pemanfaatan IKD dalam verifikasi bansos. R Ishak Mekki menekankan integrasi data NIK dan IKD penting mengatasi duplikasi penerima bantuan, penerima yang tidak layak, dan warga yang layak tapi belum terdaftar. Data yang tidak terkini dapat menyebabkan penerimaan bantuan yang tidak tepat sasaran. Kekhawatiran lain seperti data meninggal dunia dan perpindahan domisili belum diperbarui juga perlu ditangani melalui pemadanan rutin dan kolaborasi antar pihak untuk memastikan akurasi data.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 07.25
Dulu Verifikasi 200 Hari, Kini 5 Menit: Revolusi Baru Bansos RI
Berita terkait
Taufan Pawe: IKD Harus Mempermudah, Bukan Menghambat Penerima Bansos
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 19.30
Baru 10 Persen Warga Bali Punya IKD, Buleleng Tertinggi, Gianyar Terendah
JPNN.com · 11 Agustus 2026 pukul 09.59
Mendagri Sebut Data Dukcapil Jadi Fondasi Satu Data Indonesia & SPBE
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 14.04
Menko Airlangga Buka Suara Soal Potensi Perubahan Desil Kesejahteraan Penerima Bansos
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 18.02