Dino Patti Djalal: Bagi yang Sayang Gibran, Sebaiknya Lebih Sayang Pada Indonesia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal mempertanyakan sikap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terkait gugatan keabsahan ijazah SMA di Mahkamah Konstitusi. Dino menilai polemik ini tidak sekadar soal pribadi, tetapi menyangkut kualifikasi dan integritas seorang pejabat publik yang memegang jabatan tinggi. Ia menyoroti bahwa Gibran lebih banyak mengandalkan pihak lain memberikan pembelaan, dan terkesan menghindar dari berbagai tudingan. Menurut Dino, publik berhak memperoleh kejelasan mengenai kualifikasi Wapres, mengingat posisinya yang strategis. Ia juga membandingkan sikap Gibran dengan Presiden ke-7 Joko Widodo yang pernah memberi respons terbuka terhadap tudingan serupa. Dino menekankan bahwa klarifikasi terbuka justru menjadi kesempatan bagi seorang pejabat publik untuk menunjukkan integritas dan bertanggung jawab kepada masyarakat. Ia pun mengimbau para pendukung Gibran agar tidak hanya melihat isu dari sudut kepentingan politik, tetapi lebih memprioritaskan kepentingan bangsa. "Bagi yang sayang pada Gibran, silakan, tapi Anda sebaiknya lebih sayang pada Indonesia," katanya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 14 September 2026 pukul 15.37
Dino Patti Djalal: Gibran Perlu Memberikan Klarifikasi Terhadap Tuduhan Ijazah
Berita terkait
Wapres Gibran Terancam, Sengketa Ijazah Segera Dibawa ke MK
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 08.20
Denny Indrayana: Masa Jabatan Wapres Gibran Tinggal Hitungan Hari
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 19.30
Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran Sudah Telat Dua Tahun, Kata Loyalis Jokowi
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 13.30
Gibran Disebut Hasil Pilihan Rakyat, PSI Diskakmat: Jangan Jual Demokrasi Kalau Aturan Dikondisikan
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 09.20