DJP Kejar Pajak Rp806 T dari Orang Kaya hingga Perusahaan Raksasa RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menetapkan target penerimaan pajak sebesar Rp806 triliun dari wajib pajak besar yang terdaftar di Kanwil DJP Wajib Pajak Besar. Target ini setara dengan 34,4 persen dari keseluruhan target penerimaan pajak nasional tahun ini. Kakanwil DJP Wajib Pajak Besar Dasto Ledianto menekankan pentingnya pendekatan cooperative compliance, di mana wajib pajak yang memiliki tingkat kepatuhan tinggi tidak perlu secara rutin dilakukan pemeriksaan pajak. Dasto mengharapkan transparansi data dari para wajib pajak agar dapat membangun kemitraan yang efektif dan target penerimaan negara tetap tercapai. "Kantor ini adalah rumah kita bersama," ujar Dasto dalam Forum Konsultasi Publik (FKP) yang dihadiri 55 pimpinan wajib pajak BUMN strategis, Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI), dan media massa. Tema FKP kali ini meliputi Fasilitas Nilai Buku, Tax Control Framework, dan Kuasa Wajib Pajak, yang bertujuan mendukung program streamlining BUMN serta memastikan pencapaian target penerimaan negara melalui kerja sama yang kooperatif dan saling percaya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 1 September 2026 pukul 18.33
DJP Buka Suara soal Klaim PMA Jepang Sulit Cairkan Restitusi Pajak
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 18.25
DJP Mulai Periksa 40 Perusahaan Baja China, Terbukti Kemplang Pajak?
Detik.com · 1 September 2026 pukul 18.15
38 Perusahaan Baja Kemplang Pajak Mulai Diperiksa!
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 18.10
Setoran Pajak Akhir Agustus Naik 27%, DJP Bakal Capai Target 2026?
Berita terkait
Pendaftaran Relawan Pajak Dibuka 31 Agustus 2026, Cek Link Ini
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 14.15
DJP Buka Relawan Pajak 2027, Mahasiswa Bisa Daftar Mulai Hari Ini
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 11.34
Purbaya Kejar Pengusaha Kemplang Pajak, Pegawai DJP Terlibat Bakal Dipecat
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 06.30
40 Perusahaan Baja Terindikasi Ngemplang Pajak, Purbaya Bongkar Masalah di DJP
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 19.37