Jakarta · Sabtu, 12 September 2026Cari
WargaKonoha

Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas, BTN Salurkan KPP Senilai Rp7,4 Triliun

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) telah menyalurkan Kredit Program Perumahan (KPP) secara kumulatif sebesar Rp7,4 triliun, yang terdiri dari Rp5,4 triliun KPP Supply dan Rp2,0 triliun KPP Demand. Program ini bertujuan memperluas akses pembiayaan perumahan dan mendukung pelaku usaha serta masyarakat produktif. KPP Supply ditujukan untuk developer, kontraktor, dan pedagang bahan bangunan dengan plafon hingga Rp5 miliar, sementara KPP Demand memberikan dukungan hingga Rp500 juta bagi UMKM perorangan untuk beli, bangun, atau renovasi rumah.

Direktur Corporate Banking BTN, Helmy Afrisa, menyatakan bahwa KPP memiliki peran strategis karena menjangkau dua sisi sekaligus: penyediaan hunian dan kebutuhan masyarakat produktif. Di wilayah Jakarta dan sekitarnya, BTN mencatat 353 peminatan dengan total plafon Rp424,944 miliar, yang terdiri dari 57 peminatan KPP Supply senilai Rp288,970 miliar dan 296 paminat KPP Demand senilai Rp135,974 miliar.

BTN berkomitmen terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, developer, kontraktor, toko bahan bangunan, dan pelaku UMKM agar manfaat KPP dapat menjangkau lebih banyak masyarakat. Program ini juga bertujuan agar rumah tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga tempat usaha dan aset yang mendukung peningkatan penghasilan keluarga.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait