DPRD Sebut Purbaya Rada Aneh Larang Pramono Terbitkan Obligasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk menerbitkan obligasi daerah kembali memicu perdebatan mengenai sumber pendanaan pembangunan. Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin membela langkah ini, menyatakan bahwa anggaran pembangunan Jakarta memang tidak mencukupi meski diklaim besar. Suhud menekankan bahwa kebutuhan pembangunan Ibu Kota yang tinggi seiring pemangkasan Dana Bagi Hasil (DBH) dari Pusat sebesar Rp15 triliun, membuat langkah kreatif seperti obligasi menjadi perlu. Ia juga menilai Jakarta mampu memenuhi syarat ketat penerbitan obligasi dan mendapat dukungan pusat karena kemampuan membayar utang hingga 17 kali lipat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 8 September 2026 pukul 19.32
Ungkap Pemda Punya Rp 100 Triliun Nganggur, Purbaya Ingatkan Tak Perlu Minjam
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 07.55
Pramono Mau Rilis Obligasi Daerah Rp 3,5 T, Buat Apa Dananya?
Berita terkait
Ketua DPRD Jakarta: Purbaya Memang Rada Aneh Sih
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 06.30
Pramono Mau Terbitkan Obligasi, Purbaya: Kalau Uangnya Banyak buat Apa Utang?
Detik.com · 8 September 2026 pukul 06.00
Pramono Tetap Mau Terbitkan Obligasi, Purbaya Bilang Begini
Detik.com · 7 September 2026 pukul 12.28
Pramono Anung Lawan Purbaya Soal Obligasi Daerah
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 11.20