Dukung E20, Agrinas Palma dan IPB University Kembangkan Bioetanol 5 Juta Kiloliter
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9365148/original/067721800_1791112255-email-attachment_2026_10_04_immanuel-christian_agrinas-palma-dan-ipb-kembangkan-bioetanol-multifeedstock-untuk-dukung-e20_89b12f88-34d0-4bc6-af86-3c7de49947e3.jpeg)
PT Agrinas Palma Nusantara bekerja sama dengan IPB University mengembangkan industri bioetanol berbasis multifeedstock (singkong, sorgum, dan jagung) untuk mendukung implementasi BBN E20 nasional. Proyek ini menargetkan pengembangan 1 juta hektare lahan pada 2029 dengan kapasitas produksi minimal 5 juta kiloliter per tahun guna memenuhi proyeksi kebutuhan nasional sebesar 7 juta kiloliter.
Strategi pengembangan mencakup integrasi rantai pasok hulu ke hilir, penguasaan aspek budidaya (on-farm) dan pengolahan (off-farm), serta kemandirian teknologi enzim. Untuk menghindari konflik pangan, lahan bioetanol akan dipisahkan dari lahan pangan utama. Proyek ini juga melibatkan kemitraan masyarakat sebesar 10–20 persen produksi yang terintegrasi dengan sektor peternakan, bertujuan menciptakan industri yang kompetitif tanpa subsidi pemerintah.
Bagikan
Berita terkait
Kementerian ESDM Mulai Kajian Teknis Bioetanol 20%, Bahas Harga hingga Volume
kumparan · 3 September 2026 pukul 13.52
Kejar Target E20, Danantara Mau Bangun Pabrik Bioetanol
Liputan6.com · 3 Oktober 2026 pukul 09.00
Mentan Amran Beberkan Skema Pembiayaan Pengembangan Bioetanol
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 15.17
Koalisi Transisi Bersih Soroti Risiko Ekspansi Lahan di Balik Target Bioetanol E20
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 19.30