Ekonom Bank Permata Prediksi Inflasi Capai 3,13% pada Akhir 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Departemen Riset Makroekonomi dan Pasar Keuangan Bank Permata, Faisal Rachman, memperkirakan inflasi akan mencapai 3,13 persen secara year-on-year pada akhir 2026, dengan asumsi pemerintah mempertahankan harga energi. Bank Permata melihat tekanan inflasi hingga akhir tahun didorong oleh gejolak sisi penawaran. Di sisi domestik, kebijakan pro pertumbuhan berpotensi mendorong kenaikan jumlah uang beredar (M2), sementara program Makan Bergizi Gratis (MBG) diperkirakan mempengaruhi laju inflasi harga pangan. Bank Permata juga merekomendasikan pemerintah mewaspadai potensi El Nino agar inflasi tetap terkendali. Di sisi eksternal, ketegangan konflik Timur Tengah dan prospek kebijakan The Fed berkontribusi terhadap risiko inflasi impor, kondisi pasar yang lebih risk-off, terbatasnya arus masuk modal, serta depresiasi rupiah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 21.25
Airlangga Prediksi Laju Ekonomi Maksimal 5,4 Persen Kuartal II 2026
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 18.00
Harga Beras Naik 6 Bulan Beruntun, Kini Meluas ke 155 Daerah
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 17.16
Bos OJK Blak-blakan Kondisi Sektor Keuangan RI di Tengah Gejolak Global
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 09.02
IHSG Pagi ini Dibuka Naik 0,41%, 322 Saham Menguat
Berita terkait
Membaca Deflasi, Menakar Respons BI
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 12.00
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.875
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 09.03
Ekonom Apresiasi Langkah BI Pertahankan Suku Bunga
CNBC Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 08.08
Prabowo Sebut Ekonomi RI Semester I 5,45% Tertinggi dalam 13 Tahun
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 15.38