Harga Beras Naik 6 Bulan Beruntun, Kini Meluas ke 155 Daerah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan harga beras selama enam bulan beruntun sejak Februari hingga pekan kelima Juli 2026. Kenaikan terjadi pada beras medium sebesar 0,50 persen menjadi Rp14.489 per kilogram dan beras premium naik 0,52 persen menjadi Rp16.330 per kilogram. Jumlah daerah yang mengalami kenaikan mencapai 155 kabupaten/kota, dengan indeks perkembangan harga (IPH) tertinggi di Kota Langsa sebesar 6,23 persen.
Selain beras, harga minyak goreng di pasar rakyat melanjutkan tren kenaikan sejak April hingga Juli 2026, mencapai Rp20.229 per liter atau naik 0,18 persen di 110 daerah. Harga minyak goreng tertinggi tercatat di Kabupaten Intan Jaya sebesar Rp60.000 per liter. Harga daging ayam ras juga naik ke 110 daerah, namun masih di bawah harga acuan penjualan (HAP) sebesar Rp40.000 per kilogram.
Beberapa komoditas hortikultura seperti cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah justru mengalami penurunan harga pada periode yang sama.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 17.16
Bos OJK Blak-blakan Kondisi Sektor Keuangan RI di Tengah Gejolak Global
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 09.02
IHSG Pagi ini Dibuka Naik 0,41%, 322 Saham Menguat
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 08.10
Kantor Purbaya Beberkan Kabar Ekonomi RI: PMI Naik, Inflasi Turun
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 14.40
Beras Makin Mahal, Kenaikan Merata dari Penggilingan Hingga Eceran
Berita terkait
Prabowo Sebut Ekonomi RI Semester I 5,45% Tertinggi dalam 13 Tahun
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 15.38
Membaca Deflasi, Menakar Respons BI
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 12.00
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.875
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 09.03
Kenapa Harga Beras Naik dan Jadi Penyumbang Inflasi 7 Bulan Beruntun?
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 16.55