Ekonom INDEF nilai Danantara mulai efisienkan BUMN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ekonom dari INDEF, Eko Listyanto, menilai kehadiran Danantara memberikan dampak positif terhadap efisiensi BUMN. Perubahan kelembagaan internal BUMN dilakukan dengan cepat setelah pembentukan Danantara, memungkinkan keputusan strategis yang lebih terarah. Langkah efisiensi termasuk pemangkasan jumlah BUMN, di mana 290 BUMN yang tidak produktif telah ditutup, dengan target lebih dari 750 BUMN ditutup hingga akhir 2026.
Efisiensi ini berkontribusi terhadap peningkatan laba dan dividen BUMN. Pada tahun 2025, dividen yang disetorkan mencapai Rp142,3 triliun, meningkat 67% dibandingkan tahun 2024. Setelah koreksi laporan keuntungan, keuntungan BUMN pada 2024 tercatat Rp186 triliun, dengan dividen sebesar Rp85,5 triliun. Presiden Prabowo Subianto menyatakan perbaikan tata kelola BUMN mulai menunjukkan hasil signifikan.
Meski demikian, Eko mencatat bahwa proses ini baru tahap awal. Keberhasilan Danantara ke depan akan terlihat jika semakin banyak BUMN mampu menciptakan laba yang berkelanjutan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 07.44
874 BUMN Bakal Ditutup hingga Akhir 2026, Danantara Sisakan Segini
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 21.06
Danantara Berhasil Buktikan Kinerja, Pesimisme Berubah Jadi Optimisme
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 20.17
Prabowo Minta BUMN Hanya 300, Danantara: Sangat-sangat Berat
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 18.55
137 Hotel BUMN Bakal Digabung, Danantara Kejar Efisiensi
Berita terkait
Tekstil Danantara
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 07.31
Jadi Kesalahan, Purbaya Dinilai Masih Menganggap BUMN Sebagai Sapi Perah
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 10.49
Banyak BUMN Rugi Jadi Untung, Prabowo Targetkan Dividen Danantara Rp 200 T
Detik.com · 17 September 2026 pukul 12.52
Semasa Purbaya Danantara Diminta Menyetor Rp120 Triliun Untuk Negara, Suahasil?
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 09.16