Ekonom perkirakan rasio utang luar negeri semester II relatif stabil
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Ekonom PermataBank Josua Pardede memperkirakan rasio utang luar negeri (ULN) Indonesia terhadap PDB pada semester II 2026 sekitar 30-31%, relatif stabil dari kisaran 30,51% akhir 2025. ULN triwulan II 2026 mencapai USD 453,4 miliar, tumbuh 4,4% YoY, didominasi utang jangka panjang (82,1%). ULN swasta terkontraksi 0,6% dengan 75,7% berjangka panjang. Lonjakan ULN jangka pendek pada Q2 2026 (72,77% cadangan devisa) diduga dari peningkatan kewajiban Bank Indonesia sektor publik, bukan swasta. IMF menilai rasio 30% moderat dengan risiko pembiayaan kembali terbatas. Josua menekankan pentingnya mengawasi struktur jatuh tempo dan likuiditas valuta asing, bukan hanya stok ULN.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 06.35
Ekonom Ingatkan Pemerintah soal Risiko Jatuh Tempo Utang Luar Negeri Indonesia
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 20.51
Ekonom: Risiko Jatuh Tempo Utang Luar Negeri makin Pendek
Berita terkait
Ekonom ingatkan risiko jatuh tempo utang luar negeri yang makin pendek
ANTARA News · 14 September 2026 pukul 20.36
Ekonomi Global 2027 Menguat: Optimisme Indonesia Melalui Konsumsi-Investasi
kumparan · 2 September 2026 pukul 15.30
BI Bakal Punya Gubernur Definitif, Rupiah Dapat Angin Segar
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 15.20
Utang Luar Negeri Indonesia Triwulan II 2026 Naik 4,4 Persen
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 21.12