Ekonomi Digital Indonesia Hampir US$100 Miliar, Komdigi Dorong Nilai di Dalam Negeri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyatakan ekonomi digital Indonesia mendekati US$100 miliar pada 2025, dengan fokus mengubah dari pengguna teknologi menjadi pencipta nilai ekonomi di dalam negeri. Direktur Jenderal Komunikasi Publik Fifi Aleyda Yahya menekankan transformasi harus bergeser dari digital adoption ke digital creation, dari konsumsi menjadi produktivitas, dampak pada UMKM, industri, dan jasa keuangan. Sinergi antara pemerintah, BUMN, dan swasta diarahkan pada penggunaan teknologi untuk meningkatkan produktivitas, inovasi, dan daya saing. Penguatan infrastruktur, talenta, riset, serta keterbukaan investasi global menjadi pendukung kedaulatan digital Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 22 September 2026 pukul 21.07
Yusril minta RUU Satu Data beri kepastian bagi dunia usaha
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 12.29
Bottleneck, Ketika Negara Menjadi Biaya Modal
Berita terkait
Komdigi Targetkan Kecepatan Broadband Indonesia 100 Mbps pada 2029
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 12.50
AI Pemerintah Tak Boleh Asal Jadi, Komdigi Minta Sesuai Kondisi Daerah
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 14.14
Kemenkeu: Tantangan RI bukan volume investasi tapi produktivitas
ANTARA News · 9 September 2026 pukul 15.34
Video: Nasib Investasi Kripto Hadapi Gejolak Timur Tengah-Perang Tarif
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 13.32