Energi Surya 100 GWp Percepat Target Net Zero Emission 15 Tahun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9361133/original/050677100_1790678009-IMG_7429.jpg)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pengembangan energi surya hingga 100 GWp dapat mempercepat target net zero emission Indonesia dari 2060 menjadi 10-15 tahun lebih cepat. Pemerintah berencana membangun PLTU berkapasitas 69,5 GW dan memprioritaskan solar energy sebagai green energy utama. Kebutuhan energi nasional diproyeksikan mencapai 800 TWh pada 2030. Selain energi surya, pemerintah menyiapkan smart grid untuk mengintegrasikan energi terbarukan. Pengembangan ekonomi digital juga digencarkan dengan DEFA ASEAN yang berpotensi menggandakan nilai ekonomi digital kawasan menjadi US$ 2 triliun, dengan kontribusi domestik diperkirakan US$ 400-600 miliar. Penataan SDM melalui pelatihan semikonduktor dengan kolaborasi ARM Inggris menjadi fondasi penting dukungan energi hijau dan digitalisasi.
Bagikan
Berita terkait
Proyek Energi 'Andalan' Prabowo Butuh Investasi Rp 1.306 Triliun
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 18.40
Alasan Sektor Manufaktur Beralih ke PLTS Atap demi Efisiensi
Liputan6.com · 5 Agustus 2026 pukul 12.00
DJP mulai pungut pajak transaksi platform asing lewat SPP-TDLN
ANTARA News · 29 September 2026 pukul 21.31
Airlangga Ungkap RI Bisa Raup Rp10.800 T dari Ekonomi Digital ASEAN
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 18.00