FDC Dental Clinic Genjot Ekspansi 100 Cabang dengan Teknologi AI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

FDC Dental Clinic berencana mengembangkan jaringan hingga 100 cabang di Indonesia dengan pendekatan berbasis teknologi AI dan digitalisasi. Perusahaan mengembangkan sistem ERP internal bernama FAST untuk mengintegrasikan proses bisnis dan layanan pasien secara end-to-end. Teknologi AI yang dikembangkan memungkinkan pasien memindai kondisi gigi menggunakan kamera, dengan akurasi 90–95% untuk diagnosis awal, yang kemudian dikonsultasikan dengan dokter gigi. Strategi ini menjadi fondasi ekspansi FDC, sekaligus meningkatkan efisiensi operasional dan standar pelayanan di seluruh lokasi.
FDC juga fokus pada pendekatan preventif melalui edukasi pemeriksaan gigi rutin, mengingat rendahnya kebiasaan pemeriksaan gigi secara berkala di Indonesia. Layanan seperti pembersihan karang gigi dan penanganan karies menjadi prioritas. Kolaborasi dengan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas YARSI melibatkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, termasuk pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat, untuk memperkuat kesiapan mahasiswa masuk dunia profesional.
CEO FDC, drg. Ita Lestari, menekankan pentingnya integrasi teknologi, pengalaman pasien, dan kolaborasi industri-akademisi. Perusahaan juga mendapat eksposur regional, termasuk undangan dari Google Singapura untuk representasi sektor klinik di Asia Pasifik. Dengan teknologi dan jaringan yang kuat, FDC berupaya menjadi pemimpin layanan kesehatan gigi inovatif di Indonesia.
Bagikan
Berita terkait
BUMN Asuransi Digabung Jadi 3 Entitas, Selesai Akhir 2026
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 23.04
Danantara Siap Suntik Modal INKA untuk Produksi KRL
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 22.56
Turunkan Emisi Karbon Butuh Rp 8.000 Triliun, Tak Bisa Pakai APBN
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 22.54
Danantara Bakal Kelola 200 Entitas Tahun Ini, Merger BUMN Karya Dikebut
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 22.52