Jakarta · Senin, 14 September 2026Cari
WargaKonoha

Ferdinand Hutahaean Ngamuk: Bubarkan KPK, Polisi, dan Kejaksaan Kalau Tak Berguna!

Politisi Ferdinand Hutahaean mempertanyakan kinerja lembaga penegak hukum di Indonesia, khususnya terkait dugaan kasus korupsi yang melibatkan sejumlah tokoh publik. Ia menyoroti janji Kaesang Pangarep tahun 2023 untuk "menyembelih kader PSI yang terlibat korupsi", yang menurutnya tidak sesuai dengan realitas politik saat ini. Ferdinand juga mengkritik pernyataan Ketua Harian PSI Ahmad Ali yang menyebut partainya bersih dari korupsi, sementara Ahmad Ali pernah diperiksa KPK dalam kasus gratifikasi batu bara melibatkan Rita Widyasari. KPK bahkan menyita uang Rp3,5 miliar dan perhiasan di kediaman Ahmad Ali sebagai barang bukti.

Ferdinand menilai kinerja KPK melemah karena banyak kasus besar yang belum selesai, seperti dugaan gratifikasi Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam kasus suap Bupati Kuantan Singingi. Ia juga menyinggung keterlibatan Presiden Jokowi dalam berbagai persidangan korupsi, termasuk kasus Tom Lembong, Nadiem Makarim, dan Harvey Moeis, yang menurutnya belum pernah ditindak secara hukum.

Di akhir pernyataannya, Ferdinand melontarkan usulan ekstrem untuk membubarkan lembaga hukum di Indonesia. "Kenapa kita tidak bubarkan saja para penegak hukum? Kita bubarkan KPK, bubarkan Kejaksaan, bubarkan polisi, kalau memang hukum tidak ada gunanya," ujarnya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait