Fitch Soroti Risiko Danantara di Balik RAPBN 2027
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Fitch Ratings menilai RAPBN 2027 pemerintah Indonesia masih berusaha menjaga disiplin fiskal dengan target defisit 2,4% PDB, di bawah batas 3%. Namun, terdapat risiko pembiayaan kuasi-fiskal melalui Danantara dan BUMN yang berpotensi menambah beban pemerintah. Danantara Development Management Fund (DDMF) menjadi sorotan karena membiayai infrastruktur tidak komersial. Jika peran Danantara memperluas, kewajiban negara dapat meningkat. Pengalihan dividen BUMN ke APBN dapat mengurangi utang, tetapi mekanismanya perlu diperjelas. Fitch menilai asumsi pertumbuhan 6% cukup optimistis, proyeksi sebesar 5% dengan risiko geopolitik dan harga minyak. Target pendapatan Rp3.426 triliun vs belanja Rp4.097,2 triliun memperlihatkan ruang fiskal terbatas.
Bagikan
Berita terkait
Purbaya pastikan pengalihan status guru PPPK tak ganggu kondisi fiskal
ANTARA News · 18 Agustus 2026 pukul 21.33
Pembiayaan RAPBN 2027 Turun Jadi Rp 671,2 Triliun, Defisit Makin Kecil
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 15.30
Target Pertumbuhan Ekonomi 6% di RAPBN 2027, Indef Ingatkan Risiko Fiskal
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 19.00
Pakar Unej harapkan RAPBN 2027 membawa ekonomi RI naik kelas
ANTARA News · 15 Agustus 2026 pukul 13.08