Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pakar Unej harapkan RAPBN 2027 membawa ekonomi RI naik kelas

Pakar ekonomi Universitas Jember Adhitya Wardhono PhD berharap RAPBN 2027 mampu membawa ekonomi Indonesia naik kelas tanpa mengorbankan kesehatan fiskal. Presiden Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi 6 persen pada 2027, naik dari target APBN 2026 sebesar 5,4 persen. Namun, target tersebut dinilai sangat menantang mengingat pemerintah juga berencana menurunkan defisit menjadi 2,40 persen PDB. Adhitya menekankan pertumbuhan 6 persen tidak boleh terlalu bergantung pada ekspansi belanja pemerintah, melainkan harus ditopang investasi swasta yang masif dan peningkatan produktivitas sektor ekonomi.

Selain itu, Adhitya menilai penempatan hilirisasi dan industrialisasi sebagai prioritas RAPBN 2027 merupakan arah yang tepat, namun perlu diperbaiki kualitasnya agar tidak sekadar memperbanyak proyek. Pemerintah perlu mengukur nilai tambah yang benar-benar tinggal di dalam negeri, lapangan kerja berkualitas yang tercipta, serta besar transfer teknologi yang diperoleh. Ia juga mengingatkan bahwa dukungan fiskal harus berbasis economic additionality, di mana negara masuk ketika investasi benar-benar menciptakan manfaat sosial dan ekonomi yang lebih besar daripada biaya publik yang dikeluarkan.

Di bidang kemiskinan, Adhitya menilai target pemerintah sudah positif, tetapi digitalisasi perlindungan sosial masih terbatas baru berjalan di 153 kabupaten/kota dengan sekitar 3 juta keluarga terdaftar dari target 49 juta keluarga. Ia menegaskan bansos harus semakin terintegrasi dengan peningkatan keterampilan dan akses pekerjaan agar masyarakat tidak hanya tertahan dari kemiskinan, tetapi juga mampu naik kelas secara berkelanjutan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait