FOTO: Upaya Warga saat Desil Melenceng dari Realita
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah akan menggunakan desil (data siluman) yang tidak sesuai kondisi ekonomi riil dalam menentukan sasaran bantuan sosial. Hal ini berpotensi menyebabkan distribusi bantuan tidak tepat sasaran dan merugikan masyarakat yang sebenarnya membutuhkan. Upaya warga dalam menyampaikan kondisi nyata tetap diperlukan agar kebijakan dapat merujuk pada data yang akurat dan representatif. Menurut CNN Indonesia, Selasa, 22 September 2026, hal ini menjadi perhatian karena dampacnya terhadap keadilan distribusi bantuan nasional. Pemerintah diharapkan memastikan validitas data agar bantuan sosial sampai kepada kelompok yang memang membutuhkan. Upaya verifikasi lapangan dan transparansi data menjadi penting untuk mencegah penyalahgunaan program bantuan yang ada. Dengan demikian, kebijakan dapat tetap inklusif dan berkelanjutan di tengah dinamika data yang seringkali tidak akurat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 19.27
Eri Cahyadi Instruksikan ASN Pemkot Surabaya Turun Lapangan Cek Data Penerima Bantuan
Berita terkait
Legislator PDIP Soroti 130 Mahasiswa Unpad hingga Anak Tukang Becak Masuk Desil 9
SINDOnews · 28 Agustus 2026 pukul 16.14
Desil Baru: Jangan Sampai Kelas Menengah Dihukum oleh Angka
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 15.30
Celios: Pengukuran Ekonomi Melalui Desil Berpotensi Perlebar Ketimpangan
JawaPos · 24 Agustus 2026 pukul 16.47
Desil 1 sampai 10 Artinya Apa? Kenali Kategori Kesejahteraan Keluarga
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 16.20