Jakarta · Jumat, 28 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Legislator PDIP Soroti 130 Mahasiswa Unpad hingga Anak Tukang Becak Masuk Desil 9

Wakil Ketua Komisi X DPR dari Fraksi PDIP MY Esti Wijayati menyoroti ketidaktepatan penentuan kelompok desil yang tidak sesuai dengan kondisi faktual masyarakat. Kasus konkret melibatkan sekitar 130 mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) yang terhambat mendapatkan bantuan pendidikan akibat masalah desil, serta seorang anak tukang becak yang tercatat dalam desil 9 meski kondisi ekonomi keluarganya tidak mencerminkan kelompok tersebut. Esti juga menemukan kasus single parent yang tinggal di rumah kontrakan dan pekerjaan tidak tetap yang terklasifikasikan sebagai desil 7.

Menurut Esti, penentuan desil menjadi faktor penting dalam akses program pemerintah seperti Program Indonesia Pintar (PIP), KIP Kuliah, Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bansos Pangan Non-Tenaga (BPNT). Ketidaktepatan desil berpotensi menyebabkan bantuan tidak tepat sasaran. Perubahan desil secara tiba-tiba tanpa penjelasan yang jelas juga semakin membingungkan masyarakat dalam mengakses layanan yang tersedia.

Esti menekankan perlunya evaluasi terhadap data desil agar kebijatan bantuan sosial dan pendidikan dapat mencapai kelompok yang memang membutuhkan. Tanpa perbaikan, dampaknya akan meluas hingga menghambat akses layanan dasar bagi masyarakat yang sebenarnya berhak menerima bantuan tersebut.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait