Geger Penipuan Gunung Emas di Kalimantan, Mayat Pelaku Diduga Palsu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pada 1993, sekelompok peneliti dari perusahaan Kanada bernama Bre-X mengklaim menemukan cadangan emas sebesar 53 juta ton di wilayah Busang, Kalimantan Timur. Klaim ini mendapat perhatian besar dari dunia industri pertambangan, termasuk pihak negara Indonesia. Di Kanada, saham Bre-X meroket hingga mencapai nilai Rp7 triliun. Di Indonesia, tokoh-tokro pemerintah seperti Bob Hasan dan Sigit Harjojudanto ikut menguasai area penambangan tersebut. Namun, pada 1997, verifikasi oleh Freeport-McMoran yang lebih ketat mengungkapkan bahwa tanah Busang tidak mengandung emas. Pada sa yang sama, direktur eksplorasi Bre-X, Michael de Guzman, dikabarkan tewas bunuh diri dengan cara melompat dari helikopter. Namun, mayat yang ditemukan tidak diketahbirikan sebagai miliknya, dan banyak orang mencurigai bahwa Guzman masih hidup dan sengaja disembunyikan.
Kasus ini menimbulkan skandal besar di Indonesia dan internasional. Saham Bre-X anjlok drastis setelah kebenaran terungkap, dan para investor marah hingga menyandera bos Bre-X, David Walsh. Keluarga Guzman yakin dia masih hidup dan mengasingkan diri ke Amerika Selatan. Hingga kini, kasus ini belum tuntas dan masih menyisakan banyak pertanyaan, terutama mengenai kebenaran di balik klaim emas Busang dan keberadaan Michael de Guzman.
Bagikan
Berita terkait
Kemenhut Sanksi Enam Perusahaan di Kalimantan terkait Karhutla
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 17.00
Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan usai Karhutla di Kalimantan: 1 Kena Pembekuan Izin
kumparan · 25 Agustus 2026 pukul 15.00
Daftar 6 Perusahaan di Kalimantan Disanksi Kemenhut Buntut Karhutla
CNN Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 14.30
Karhutla Kalimantan Tembus 1.500 Ha, Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan hingga Bekukan Perizinan
JawaPos · 25 Agustus 2026 pukul 12.00