Geo Dipa Ungkap Potensi Sumur Panas Bumi Hasilkan 30 MW
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9363817/original/070213200_1790921024-IMG_7506.jpg)
PT Geo Dipa Energi (Persero) mengembangkan teknologi pengeboran untuk meningkatkan kapasitas produksi panas bumi, terutama di kawasan gunung dan wilayah sulit dijangkau. Direktur Utama Yudistian Yunis menyatakan bahwa satu sumur panas bumi saat ini dapat menghasilkan sekitar 10–15 MW, sementara sumur yang mencapai lapisan lebih dalam dan lebih panas berpotensi menghasilkan 25–30 MW. Peningkatan kapasitas ini mungkin melalui pengembangan geothermal supercritical yang memungkinkan pengeboran menuju sumber panas dengan temperatur lebih tinggi.
Biaya pengeboran sumur tersebut diperkirakan mencapai US$ 7–10 juta, tetapi kapasitas produksi yang lebih besar diharapkan meningkatkan keekonomian proyek. Indonesia, termasuk kawasan Dieng, dianggap memiliki potensi yang dekat dengan pengembangan panas bumi supercritical, meskipun teknologi pengeboran untuk kondisi tersebut masih dalam tahap pengembangan secara global.
Panas bumi dianggap strategis dalam transisi energi karena pembangkitnya dapat memasok listrik selama 24 jam dengan kapasitas faktor hingga sekitar 95%. Namun, keekonomian proyek masih menjadi tantangan karena beban fiskal dapat memengaruhi harga listrik panas bumi. Pemerintah dan industri sedang membahas penurunan beban fiskal agar harga listrik panas bumi menjadi lebih terjangkau, termasuk dalam pembahasan revisi PP 112.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 03.05
PLTP Gunung Ungaran Dinilai Tak Butuh Air Dalam Jumlah Besar
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 07.52
RI Butuh Investasi Rp17.982 T Bangun Energi Terbarukan hingga 2060
kumparan · 30 September 2026 pukul 13.26
Kuliah Umum di Sesko AU, Wamendagri Bima Arya Soroti Ketahanan Energi
Berita terkait
Potensi Panas Bumi Gunung Ungaran, Bisa Hasilkan Listrik Bersih hingga Gerakkan Ekonomi
Liputan6.com · 21 September 2026 pukul 12.21
Potensi Panas Bumi Gunung Ungaran, Dari Listrik Rendah Emisi hingga Penggerak Ekonomi
Warta Ekonomi · 20 September 2026 pukul 17.00
PLN Garap WKP Gunung Ungaran 55 MW, ini Dampak Positif untuk Ekonomi Lokal
JawaPos · 20 September 2026 pukul 15.15
Pembangunan PLTP Gedongsongo dan Kendal Harus Lindungi Ruang Hidup Masyarakat
SINDOnews · 2 September 2026 pukul 12.48