Harga Emas Dunia Jatuh Tertekan Kenaikan Suku Bunga The Fed
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9349515/original/027309100_1789531590-Gemini_Generated_Image_eq0tzleq0tzleq0t.jpg)
Harga emas dunia berbalik melemah lebih dari 1% pada perdagangan Rabu (27/9/2026) setelah The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin ke kisaran 3,75%-4%. Keputusan ini menjadi kenaikan pertama The Fed sejak Juli 2023 dan mendorong dolar AS menguat, sekaligus menekan harga emas yang tidak memberikan imbal hasil. Harga emas spot turun 1,2% menjadi US$ 4.240,1 per ons, meskipun sempat mencapai level tertinggi sesi di US$ 4.365,57. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember ditutup naik 1,3% menjadi US$ 4.387,50 per ons. The Fed juga mengisyaratkan kemungkinan kenaikan suku bunga tambahan dalam beberapa pertemuan mendatang. Tekanan pada emas semakin kuat setelah pernyataan Ketua The Fed Kevin Warsh yang dinilai lebih hawkish, menyoroti inflasi yang masih tinggi dan belum menunjukkan perbaikan yang berarti. Dolar AS yang menguat membuat emas lebih mahal bagi pembeli dengan mata uang non-dolar AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 09.05
The Fed Naikkan Suku Bunga, Dolar Dibuka Naik ke Rp17.705
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 08.45
The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak Menguat
kumparan · 17 September 2026 pukul 08.03
Naikkan Suku Bunga Usai 3 Tahun, The Fed Beri Sinyal Hawkish hingga Akhir Tahun
Detik.com · 17 September 2026 pukul 07.44
The Fed Naikkan Suku Bunga 25 Bps, Masih Berpeluang Naik Lagi!
Berita terkait
Top 3: Harga Emas Tergelincir
Liputan6.com · 12 September 2026 pukul 06.30
Harga Emas Hari Ini Anjlok 1% Terseret Penguatan Dolar AS
Liputan6.com · 29 Juli 2026 pukul 07.29
Harga Emas Tembus US$ 4.400, Pasar Menanti Data Inflasi AS
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 07.20
Harga Emas Dunia Anjlok 3%, Pasar Makin Yakin The Fed Naikkan Suku Bunga
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 07.20