Top 3: Harga Emas Tergelincir
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310806/original/096451100_1785371567-ChatGPT_Image_Jul_30__2026__07_24_25_AM.jpg)
Harga emas dunia mengalami penurunan lebih dari 1% pada perdagangan Kamis, 10 September 2026, dipicu oleh penguatan data inflasi AS Agustus dan kenaikan harga energi yang meningkatkan spekulasi kenaikan suku bunga The Fed. Harga emas spot turun 0,9% menjadi US$ 4.359,19 per ons, sementara harga emas berjangka AS susut 1,3% menjadi US$ 4.402,5. Penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS menjadi faktor penekan tambahan, meskipun mayoritas ekonom memproyeksikan The Fed akan tetap mempertahankan kebijakan suku bunga.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 09.06
Rupiah Dibuka Melemah 0,23%, Dolar AS Naik ke Rp17.570
JawaPos · 11 September 2026 pukul 07.30
2 Sentimen Pengaruhi Rupiah Melemah ke Rp 17.590 terhadap Dolar AS Hari Ini
kumparan · 11 September 2026 pukul 06.31
Wall Street Melemah, Pasar Khawatir The Fed Naikkan Suku Bunga
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 18.10
Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.611 per Dolar AS, Intip Biang Keroknya
Berita terkait
Harga Emas Hari Ini Anjlok 1% Terseret Penguatan Dolar AS
Liputan6.com · 29 Juli 2026 pukul 07.29
Harga Emas Tembus US$ 4.400, Pasar Menanti Data Inflasi AS
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 07.20
Harga Emas Dunia Anjlok 3%, Pasar Makin Yakin The Fed Naikkan Suku Bunga
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 07.20
Harga Emas Hari Ini Melesat Tersengat Permintaan ETF hingga Bank Sentral
Liputan6.com · 28 Agustus 2026 pukul 06.24