Harga Minyak Anjlok Lebih dari 4%, Pasar Menanti Kemajuan Perdamaian Iran-AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak mentah dunia anjlok lebih dari 4% pada Senin (21/9), mencapai level terendah dalam 12 hari. Kontrak Brent turun 3,4% menjadi USD 100,34 per barel, sementara WTI turun 4,51% menjadi USD 95,78 per barel. Penurunan ini dipicu oleh harapan pasar terhadap kemajuan diplomatik antara Iran dan Amerika Serikat dalam Sidang Umum PBB di New York.
Selain faktor politik, harga tertekan oleh pemulihan pengiriman minyak Arab Saudi melalui Selat Hormuz. Data satelit menunjukkan arus minyak Saudi meningkat menjadi rata-rata 2,9 juta barel per hari, naik signifikan dari 700.000 barel pada Agustus. Hal ini terjadi setelah Saudi Aramco mengalihkan ekspor akibat serangan kelompok Houthi terhadap fasilitas di Yanbu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 22 September 2026 pukul 16.23
Akan Hadiri Sidang Umum PBB, Presiden Iran Tegaskan Hal Ini
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 15.46
Garda Revolusi Iran Ancam Ubah Geografi Perang jika Diserang Lagi
Detik.com · 22 September 2026 pukul 15.20
China Kecam AS Larang Maskapai Iran Beroperasi: Sanksi Sepihak Ilegal!
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 09.16
Menkeu AS Pastikan Semua Akses Penerbangan Iran Dihentikan Total Mulai 23 September
Berita terkait
Iran Ogah Damai 'Cuma-Cuma', AS dan Dunia Tertekan Harga Minyak
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 15.51
Harga Minyak Turun Tipis di Tengah Kenaikan Stok AS dan Gangguan Pasokan Arab Saudi
JawaPos · 16 September 2026 pukul 08.30
Perang Iran Belum Ada Sinyal Berakhir, 3 Arab Ini Terancam Batalkan Investasi Besar-besaran ke AS
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 11.35
Harga Minyak Dunia Tembus US$ 105 Usai Arab Saudi Tutup Jalur Pipa
Liputan6.com · 15 September 2026 pukul 07.40