Harga Minyak Turun USD 2, Investor Ambil Untung di Tengah Sanksi Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak dunia turun lebih dari USD 2 per barel pada perdagangan Senin (24/8), dengan minyak Brent ke level USD 92,17 dan WTI AS turun ke USD 85,01. Penurunan ini terjadi meski AS memperluas sanksi sekunder terhadap Iran, yang dapat dikenakan kepada perusahaan dan negara yang masih berdagang dengan Teheran. Sanksi ini merupakan bagian dari peningkatan tekanan ekonomi AS terhadap Iran di tengah konflik yang sudah hampir enam bulan berlangsung. Analis menilai dampak sanksi akan bergantung pada ketatnya penegakan terhadap mitra dagang Iran, terutama China yang masih menjadi pembeli signifikan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 25 Agustus 2026 pukul 08.32
Harga Minyak Anjlok Setelah AS Ancam Menerapkan Sanksi Global ke Iran
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 23.00
Donald Trump Sesumbar Lagi, Tuduh Iran Sedang "Runtuh Total"
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 16.58
Di Tengah Kesulitan Ekonomi, Iran Pilih Gandakan Produksi Senjata
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 16.44
Iran Ancam Hentikan Seluruh Ekspor Minyak di Timur Tengah, AS Justru Luncurkan D-Day Ekonomi
Berita terkait
Harga Minyak Dunia Mendaki ke US$91,87 saat Pasar Cermati Arah Perang
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 09.55
Harga Minyak Dunia Mendidih ke US$91 usai Harapan Damai AS-Iran Redup
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 10.33
Negara Arab Nekat Jalankan Kapal Hantu Tanpa Sinyal, Harga Minyak Batal Tembus USD150/Barel
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 08.53
Harga Minyak Dunia Tembus USD88,52 per Barel, Melonjak 6% dalam Sepekan
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 21.00