Harga Minyak Dunia Mendidih ke US$101,5 Imbas Ancaman Badai AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak dunia mencapai US$101,51 per barel pada Rabu (7/10) berkat badai Atlantik pertama 2026 yang mengancam 15% produksi minyak AS serta ketegangan di Timur Tengah. Badai diperkirakan menghantam Teluk Meksiko, menyebabkan gangguan pada enam kilang minyak yang menyumbang 50% kapasitas pemurnian nasional AS. Di Timur Tengah, serangan Houthi di bandara Arab Saudi dan ketidakpastian hubungan AS-Iran memperkuat risiko pasokan. Meski stok AS turun 2,09 juta barel, ekspor Timur Tengah mulai membaik dengan kapasitas pipa East-West mencapai 5,8 juta barel per hari.
Bagikan
Berita terkait
Krisis Bahan Bakar Global: Eksekutif Minyak AS Peringatkan Kelangkaan Akut
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 13.00
Saudi Mulai Kekurangan Rudal untuk Melawan Houthi: Minta Bantuan Prancis, Inggris, hingga Mesir
SINDOnews · 17 September 2026 pukul 09.37
Harga Minyak Dunia Melonjak, Harga BBM Global Diprediksi Meroket
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 17.59
Harga Solar di AS Cetak Rekor Baru, Ini Pemicunya
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 17.18