Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Harga Minyak Dunia Naik ke US$89, Pasar Ragukan Kesepakatan AS-Iran

Harga minyak dunia naik ke US$89,63 per barel pada perdagangan Rabu (12/8) pagi, mendorong harga Brent naik 0,81 persen dan WTI naik 0,85 persen. Kenaikan ini terjadi di tengah memudarnya optimisme kesepakatan damai antara AS dan Iran, sekaligus terbukti oleh serangan terhadap dua kapal di Selat Hormuz dan Selat Bab el-Mandeb yang memicu kekhawatiran gangguan pasokan minyak dari Timur Tengah. Sebelumnya, harga minyak melonjak sekitar 5 persen pada Senin (10/8) setelah harapan damai AS-Iran mulai pudar.

Pasar minyak kini menghadapi tekanan dari dua faktor utama: risiko gangguan pasokan akibat konflik di Timur Tengah dan ketidakpastian jalur pelayaran strategis. Data pelayaran menunjukkan lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz turun drastis dari rata-rata 125-140 kapal sehari sebelum perang menjadi hanya enam kapal pada Senin. Pejabat Iran Mohsen Rezaei menyatakan bahwa Selat Hormuz akan tetap ditutup hingga AS memenuhi syarat Iran, termasuk pembebasan aset yang dibekukan dan penghentian konflik di kawasan.

Untuk jangka panjang, Energy Information Administration (EIA) memperkirakan gangguan pasokan minyak mentah Timur Tengah sekitar 600.000 barel per hari akan berlangsung hingga akhir 2027. Perkembangan ini menambah ketidakpastian pasar minyak global, yang kini mengharapkan kemungkinan peningkatan persediaan minyak mentah AS sebagai faktor penyeimbang.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait